97% Kendaraan Bermotor Masih Memilih Subsidi BBM

1280px-Pertamina_filling_station,_Bali,_Indonesia
1280px-Pertamina_filling_station,_Bali,_Indonesia

Berdasarkan data terbaru di tahun 2013, Direktorat Pemasaran dan Niaga PT Pertamina (Persero) pada saat ini, 97 % kendaraan bermotor (roda dua dan empat) di Indonesia khususnya berteknologi baru masih menggunakan Premium atau BBM subsidi. Padahal komponen kendaraanya sudah tidak cocok lagi untuk menggunakan BBM Premium, seperti kebanyakan dari motor Yamaha.

“Lebih dari 97% kendaraan bermotor saat ini masih menggunakan Premium,” ucap lpaoran Fuel Retail Marketing Direktorat Pemasaran & Niaga Pertamina.

Padahal mayoritas kendaraan pada saat ini sudah harus menggunakan Pertamax. “Padahal mayoritas kendaraan saat ini sudah harus menggunakan Pertamax dan secara teknologi dan kualitas kompoten sudah tidak cocok menggunakan Premium,” jelas isi laporan tersebut.

Apalagi pada saat ini Pertamina sudah menyediakan bahan bakar yang sudah sesuai dengan teknologi dan kualitas komponen kendaar pada saat ini. “Pertamax dan Pertamax Plus yang ada saat ini sudah setara Euro 3 dan sudah diinjeksi additive (memenuhi standar detergency WWFC kategori 4),” lanjut Pertamina.

Sementara, beban subsidi untuk bahan bakar pada saat ini sebesar kurang lebih Rp 200 triliun per tahun dan sudah sangat membebani negara.

“Beban Subsidi untuk bahan bakar kurang lebih Rp 200 triliun per tahun sudah sangat membebani negara. Perlu adanya dukungan dari seluruh pihak (termasuk Pemda/instansi, BUMN, BUMD dan perusahaan swasta) untuk mendorong pemakaian bahan bakar non subsidi,” jelas isi laporan selanjutnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s