Anda Seorang Pemimpin? Ayo Simak Beberapa Ulasan Berikut ini

stres1
stres1

Hasil penelitian yang baru – baru ini dilakukan di Regus, tempat penyedia tempat kerja fleksibel terbesar di dunia menyatakan bahwa seluruh karyawan yang ada di dunia harus bersiap-siap untuk kehilangan waktu berliburnya pada pertengahan tahun ini.

Penelitian yang turut melibatkan para pekerja yang hampir mencapai 26.000 dari 96 negara ini berhasil mengungkapkan bahwa liburan pertengahan tahun yang sudah di rencanakan dari jauh – jauh hari bisa saja di gagalkan oleh pekerjaan yang sangat menumpuk dan yang paling parah jika deadline sudah ada di depan mata. Jika sudah seperti ini, maka harapan liburan yang tenang bisa saja hanya akan menjadi sebuah harapan belakang yang tak mungkin terwujud.

Di negeri Tanah Air sendiri sebanyak 43% karyawan mengungkakan bahwa mereka tetap harus bekerja kurang lebih 1-3 jam per hari di masa liburan, sedangka sebesar 50% karyawan tetap harus bekerja bahkan sampai mencapai lebih dari 3 jam perhari. 75% karyawan mengungkapkan bahwa tingkat konsentrasi mereka untuk bekerja pada saat liburan hanya menurun sedikit dibandingkan pada saat waktu bekerja. Namun walau menurun, pikiran mereka tetap saja memikirkan pekerjaan yang belum terselesaikan sebelum liburan tersebut.

Karyawan yang bekerja di Indonesia memiliki tingkat kesadaran yang lebih tinggi di bandingkan oleh para karyawan yang bekerja di negara-negara lain. Sebanyak 39% karyawan dari seluruh dunia hanya sedikit saja mengurangi tingkat kesadaran bekerja mereka pada saat liburan, lalu 17% lainnya memiliki rencana untuk tetap bekerja selama liburan lebih dari 3 jam per harinya dan 41% menyatakan bahwa mereka memutuskan untuk tetap bekerja hanya selama 1-3 jam saja.

Jika terus bekerja terus menerus tanpa henti walau sedang dalam masa liburan, tentu itu merupakan sesuatu yang sangat berbahaya dan bahkan dapat membuat sistem daya tahan tubuh seseorang dapat menurun. Hal tersebut pun di dukung oleh seorang ahli tingkat dunia, Profesor Thomas Cox CBE dengan mengatakan bahwa sebaiknya untuk para pemimpin membiarkan para karyawannya untuk mengontrol pekerjaan mereka sendiri dan memberikan kebebasan bagi mereka untuk liburan. Dengan begitu, maka para karyawan pun dapat sedikit terlepas dari stres karena pekerjaan. Jika sudah seperti ini, maka para karyawan pun akhirnya bisa memiliki tingkat kinerja yang tinggi ketika masa liburan mereka berakhir.

Selain dapat mengurangi stres, memberikan waktu luang kepada karyawan pun juga dapat membuat keluarga mereka menjadi harmonis karena pada akhirnya mereka jadi memiliki waktu lebih untuk berkumpul dan bermain bersama dengan keluarga mereka tanpa harus memikirkan pekerjaan sekalipun.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s