Cara Merawat Rambut Bayi

1

Bayi dilahirkan dengan berbagai macam kondisi rambut di kepala, ada yang sudah memiliki rambut yang lebat, ada yang rambutnya tipis halus atau bahkan lahir dengan tidak ada rambut sama sekali alias gundul. Orang tua pada umumnya tentu saja mendambakan anak mereka mempunyai rambut yang tebal saat dilahirkan. Tapi sebaiknya orang tua tidak perlu merasa risau apabila bayi yang baru dilahirkan memiliki rambut yang tipis, hal ini karena warna dan tebal (lebat) tipisnya rambut bayi sebenarnya sudah ditentukan secara genetik.

Setelah bayi dilahirkan untuk menjaga kesehatan rambutnya, orang tua harus memberikan makanan yang bergizi sehat dan seimbang karena rambut pun butuh “makanan” atau “nutrisi” setiap harinya. Hal ini tentu saja harus diimbangi dengan kebersihan kulit kepala bayi dan perawatan rambut yang tepat agar rambut bay  selalu sehat Dan tidak terkecuali ketika mereka beranjak balita berumur 3 tahun dengan menggunakan shampoo khusus anak Dee-Dee.

Berikut ini beberapa hal yang perlu diperhatikan orang tua dalam merawat rambut bayi :

  1. Perawatan untuk kulit kepala dan rambut bayi yang baru saja dilahirkan relatif sederhana. Jika bayi Anda tidak memiliki banyak rambut, shampo bayi tidaklah diperlukan. Hal yang perlu dilakukan adalah cuci kepala bayi dengan sabun lembut yang sama dengan yang bayi gunakan untuk mandi. Caranya adalah dengan menyangga kepala dan bahu bayi ketika berada dalam bak mandinya, dan basahi rambutnya dengan menuangkan air sedikit demi sedikit dengan tangan Anda.
  2. Ketika bayi memasuki usia di atas 3 bulan, orang tua bisa menggunakan shampo khusus bayi yang lembut dan tidak pedih di mata. Shampo ini berbeda dengan shampo orang dewasa karena mengandung bahan-bahan yang diformulasi khusus sesuai dengan rambut dan kulit bayi yang lembut. Gunakan air hangat dan shampo sedikit saja sesuai kebutuhan untuk mencuci rambut bayi Anda.
  3. Apabila rambut bayi terlihat kusut sebelum dicuci, sebaiknya sisir terlebih dahulu sampai kusutnya hilang dengan sisir bergigi jarang yang lembut. Jika rambut kusutnya dibiarkan, akan menyebabkan bayi kesakitan saat dikeramas dan semakin memperparah kusut rambutnya.
  4. Rambut bayi tidak perlu dicuci setiap hari, cukup dikeramas sebanyak dua atau tiga kali dalam seminggu. Hal ini dikarenakan rambut bayi sebenarnya tidak terlalu cepat kotor, selain itu mencuci rambut bayi terlalu sering kemungkinan bisa menyebabkan kulit kepalanya kering dan menimbulkan masalah pada rambutnya.
  5. Keramaslah dengan lembut sambil memijat kepalanya tanpa memberikan tekanan yang terlalu kuat pada titik lemah di ubun-ubun (atas kepala) bayi Anda. Bilas rambut bayi sampai bersih dari sisa-sisa shampo.
  6. Setelah bayi selesai dikeramas pada umumnya bayi yang masih kecil sekali belum membutuhkan kondisioner apapun. Saat bayi Anda beranjak lebih besar dan rambutnya semakin lebat Anda bisa mulai menggunakan kondisioner lembut sesekali jika diperlukan.
  7. Lap rambut bayi sampai cukup kering dan sisir dengan sisir bergigi jarang yang lembut dalam keadaan rambut lembab (cukup basah). Jangan biarkan rambut bayi kusut terutama untuk bayi atau anak yang memiliki rambut keriting.
  8. Potong rambut bayi secara teratur. Terutama apabila sudah terlalu panjang untuk meminimalkan kusut dan jika sampai menutup sebagian matanya, gunakan shampoo anak tidak pedih dimata Dee-Dee

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s