Apa Efek Buruk Dari Tidur Yang Berlebihan?

Anda semua pasti membutuhkan waktu untuk tidur bukan? Tentu saja, karena selain membuat tubuh menjadi energi, tidur juga merupakan kebutuhan diri agar menjadi rileks setelah beraktivitas, apalagi dengan spring bed American Pillo. Namun, tidur tidak boleh dilakukan jika dalam jangka waktu yang cukup lama atau berlebihan.

Apakah Anda tahu istilah dari tidur berlebihan? Kebanyakan orang mungkin mengira, jika seseorang memiliki pola tidur terlalu berlebihan ia adalah tipe pemalas. Padahal kondisi tersebut bisa dipengaruhi karena kondisi medis tertentu.

Hipersomnia merupakan lawan dari insomnia yang memiliki kelainan pada seseorang karena mudah lelah dan mengantuk sepanjang hari meski sudah menghabiskan banyak waktu untuk tidur. Hipersomnia juga dapat menyebabkan penderita tidur dalam jangka waktu panjang pada malam hari.

Namun, tidak semua orang yang tidur berlebihan disebabkan oleh medis. Ada juga yang mengalami ini, meski tidak rutin, karena mereka kurang tidur pada malam hari sebelumnya. Jika Anda tidak tidur rutin, Anda akan terbangun dengan perasaan lelah dan seterusnya mengalami perasaan itu sepanjang hari.

Perlu Anda ketahui jika hipersomnia dapat mengakibatkan efek samping bagi mereka yang memiliki kebiasaan ini dalam jangka waktu cukup lama. Apa saja? Berikut ini merupakan paparannya :

1. Tidur berlebihan membuat Anda menjadi kurang aktif. Hal ini membuat tubuh memiliki sedikit waktu untuk membakar energi yang justru disimpan sebagai lemak. Akibarnya mengakibatkan peningkatan berat badan dan obesitas serta berbagai masalah kesehatan lainnya.

2. Sakit kepala akan selalu terus dirasakan bagi orang yang menderita hipersomnia. Sakit kepala muncul sebagai efek tidur berlebihan terhadap syaraf neutotransmtter otak.

3. Penelitian menunjukkan korelasi tidur berlebihan dan diabetes. Orang-orang yang tidur lebih dari 8 dan 9 jam atau kurang dari 4-5 jam memiliki resiko besar mengidap diabetes. Hal ini berarti tidur berlebihan bisa menjadi sebuah gejala penyakir, salah satunya diabetes.

4. Terdapat kaitan antara tidur berlebihan dan sakit jantung. Penelitian menunjukkan bahwa mereka yang tidur berlebihan memiliki 38% resiko mengalami jantung koroner.

5. Depresi. Meski depresi umumnya berkaitan dengan insomnia, tetapi terdapat fakta bahwa tidur berlebihan juga menjadi bagian dari penderita depresi. Kenyataannya, 15% dari semua penderita depresi, memiliki waktu tidur lebih dari atau 9 jam setiap malam.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s